BLOG & BERITA TERKINI

Whipped Cream VS Heavy Cream, apa saja perbedaannya?


 

Bagi anda penggemar hidangan penutup (dessert) tentu sudah tidak asing lagi dengan bahan makanan bernama krim. Penggunaan krim dapat memberikan cita rasa gurih serta tekstur yang lembut pada dessert.

Jenis krim yang lumrah ditemui di Indonesia adalah whipping cream dan heavy cream. Meski sama-sama terbuat dari olahan susu, dua jenis krim ini ternyata memiliki perbedaan seperti yang dijelaskan di bawah ini:
 
1. Kandungan lemak susu
Lemak susu di dalam whipped cream lebih sedikit dibandingkan heavy cream yaitu sekitar 30 – 36%, sedangkan heavy cream memiliki kandungan lemak berkisar di angka 36% hingga 40%.
 
2. Tekstur
Whipped cream akan memberikan tekstur lebih lembut, ringan, dan tebal, sedangkan heavy cream memiliki tekstur yang padat dan bentuknya lebih tahan lama.
  
3. Bentuk
Whipped cream pada umumnya memiliki 2 jenis bentuk saat dijual di pasaran, yaitu cair dan bubuk. Untuk heavy cream biasanya dijual hanya dengan bentuk cair dalam kemasan UHT.
 
4. Fungsi untuk masakan
Dengan tekstur yang lebih lembut dan ringan whipped cream lebih cocok dijadikan sebagai topping pada minuman dan dessert. Sedangkan heavy cream lebih cocok digunakan sebagai pelengkap masakan bertekstur creamy.
 
5. Ketersediaan dan harga
Whipped cream lebih mudah ditemukan di pasaran karena kebutuhan dari konsumennya lebih tinggi. Anda bisa mencari krim ini di supermarket dan toko bahan kue. Sedangkan heavy cream lebih sulit di cari, biasanya hanya tersedia di toko bahan kue dan supermarket khusus makanan impor. Dari segi harga heavy cream memiliki harga yang lebih mahal dari pada whipped cream